Kenapa kau tidak mengundangku ke acara pernikahan ibumu, Elle?!

Kenapa kau tidak mengundangku ke ac

Kenapa kau tidak mengundangku ke acara pernikahan ibumu, Elle?!" seru Alli, sahabat dekatku.

"Bagaimana aku mengundangmu? Acara itu cukup pribadi. Yang diundang hanya teman dekat ibuku dan teman dekat ayahku saja, dan keluargaku yang lain. Jadi mustahil rasanya aku mengundangmu."

Alli mengerucutkan bibirnya. "Setidaknya, kau bilang padaku. Itu lebih baik ketimbang tidak memberitahuku sama sekali."

"Maaf. Aku tidak memberitahumu karena sibuk mempersiapkan acara pernikahan mereka kemarin. Kau tahu betapa sulitnya mendekorasi untuk acara pernikahan," kataku sambil memakan Burger pesananku di kantin.

"Yeah, aku pernah merasakannya. By the way, jadi, kau punya ayah tiri... bukan begitu?" Alli memelankan suaranya seperti tidak mau menyakiti perasaanku.

Aku tersenyum kecut. "Ya, ternyata mempunyai ayah tiri tidak begitu buruk. Asalkan ia berbuat baik padaku, aku akan berbuat dan bersikap yang baik juga padanya."

"Andai saja..." Alli menerawang ke langit-langit ruangan. "Andai saja aku masih punya seorang ibu atau seorang ayah, pasti aku akan sangat senang."

"Hei, All. Jangan bersedih. Kau masih punya orang yang mencintaimu. Seperti kakek dan nenekmu, aku, dan Tuhan. Ayah dan ibumu juga tetap akan mencintaimu kok, meski kau dan mereka berbeda dunia." Aku mengelus pundaknya pelan.

"Kau benar," ucap Alli tersenyum tipis.

Aku memeluk Alli dan Alli membalas pelukanku. Percayalah, jika kalian menjadi Alli, mungkin kalian sudah malas untuk melanjutkan rumitnya hidup di dunia.

"Elle!!!" Suara menggelegar milik Stacy terdengar di telingaku. Wait, Stacy? "Kau punya kakak laki-laki, huh?!"

Eh, tadi Stacy bilang apa? Kakak laki-laki? WHAT?! Berarti... Connor, ada disini? Oh tentu saja Elle bodoh, sekarang kan dia bersekolah disini.

"Elle Xavier Eres! Kau mendengarku atau tidak?!" bentak Stacy hiperbola.

Aku menatap Stacy kikuk, karena tumben-tumbennya ia memanggilku kalau bukan karena masalah cowok tampan.

"Eh iya, aku dengar," kataku, menatap Stacy yang sedang berkacak pinggang diikuti teman-temannya.

"Ehm, oke. Aku tanya padamu, apakah kau punya kakak laki-laki?"

"I-iya. Memangnya kenapa?"

Stacy tersenyum. Senyuman yang sangat dipaksakan. Kalian mungkin bisa melihatnya jika berada disini.

"Connor Xavier Eres, huh? Apakah benar dia kakakmu? Kalau benar, kau jangan coba-coba menghalangiku untuk mendapatkannya," ucap Stacy enteng, mengipasi wajahnya dengan kipas baby pink miliknya.

Apa? Stacy akan mendekati... Connor? Gawat, ini benar-benar bencana. Stacy pasti akan melakukan apa saja agar ia mendapatkan Connor. Percayalah, Stacy tidak akan pernah berhenti untuk berburu cowok tampan seperti Connor. Kuakui Connor memang tampan,
tapi bukan berarti Stacy bisa mempermainkan Connor seperti ia memainkan mantan cowoknya. Mantannya lebih dari 30. Ewh. Stacy adalah barang bekas.

"Memangnya kau siapa mau mendekati Connor seenaknya? Kau hanyalah pelacur dari Domestickle Pub, pub yang sangat kumuh dan bau," ujarku menantang.

"Lancang sekali kau berkata seperti itu! Lihat saja, aku akan segera mendapatkan Connor, dan kau akan..." Kata-kata Stacy terputus saat melihat seseorang di belakangku yang kuyakini adalah Connor.

"Kau akan melakukan apa pada Elle? Kau akan mengganggunya? Kau harus melangkahiku dulu." Connor merangkul pundakku, membuatku tersentak kaget.
0/5000
From: -
To: -
Results (English) 1: [Copy]
Copied!
Kenapa kau tidak mengundangku ke acara pernikahan ibumu, Elle?!" seru Alli, sahabat dekatku."Bagaimana aku mengundangmu? Acara itu cukup pribadi. Yang diundang hanya teman dekat ibuku dan teman dekat ayahku saja, dan keluargaku yang lain. Jadi mustahil rasanya aku mengundangmu."Alli mengerucutkan bibirnya. "Setidaknya, kau bilang padaku. Itu lebih baik ketimbang tidak memberitahuku sama sekali.""Maaf. Aku tidak memberitahumu karena sibuk mempersiapkan acara pernikahan mereka kemarin. Kau tahu betapa sulitnya mendekorasi untuk acara pernikahan," kataku sambil memakan Burger pesananku di kantin."Yeah, aku pernah merasakannya. By the way, jadi, kau punya ayah tiri... bukan begitu?" Alli memelankan suaranya seperti tidak mau menyakiti perasaanku.Aku tersenyum kecut. "Ya, ternyata mempunyai ayah tiri tidak begitu buruk. Asalkan ia berbuat baik padaku, aku akan berbuat dan bersikap yang baik juga padanya.""Andai saja..." Alli menerawang ke langit-langit ruangan. "Andai saja aku masih punya seorang ibu atau seorang ayah, pasti aku akan sangat senang.""Hei, All. Jangan bersedih. Kau masih punya orang yang mencintaimu. Seperti kakek dan nenekmu, aku, dan Tuhan. Ayah dan ibumu juga tetap akan mencintaimu kok, meski kau dan mereka berbeda dunia." Aku mengelus pundaknya pelan. "Kau benar," ucap Alli tersenyum tipis.Aku memeluk Alli dan Alli membalas pelukanku. Percayalah, jika kalian menjadi Alli, mungkin kalian sudah malas untuk melanjutkan rumitnya hidup di dunia."Elle!!!" Suara menggelegar milik Stacy terdengar di telingaku. Wait, Stacy? "Kau punya kakak laki-laki, huh?!"Eh, tadi Stacy bilang apa? Kakak laki-laki? WHAT?! Berarti... Connor, ada disini? Oh tentu saja Elle bodoh, sekarang kan dia bersekolah disini."Elle Xavier Eres! Kau mendengarku atau tidak?!" bentak Stacy hiperbola.Aku menatap Stacy kikuk, karena tumben-tumbennya ia memanggilku kalau bukan karena masalah cowok tampan."Eh iya, aku dengar," kataku, menatap Stacy yang sedang berkacak pinggang diikuti teman-temannya."Ehm, oke. Aku tanya padamu, apakah kau punya kakak laki-laki?" "I-iya. Memangnya kenapa?"Stacy tersenyum. Senyuman yang sangat dipaksakan. Kalian mungkin bisa melihatnya jika berada disini."Connor Xavier Eres, huh? Apakah benar dia kakakmu? Kalau benar, kau jangan coba-coba menghalangiku untuk mendapatkannya," ucap Stacy enteng, mengipasi wajahnya dengan kipas baby pink miliknya.Apa? Stacy akan mendekati... Connor? Gawat, ini benar-benar bencana. Stacy pasti akan melakukan apa saja agar ia mendapatkan Connor. Percayalah, Stacy tidak akan pernah berhenti untuk berburu cowok tampan seperti Connor. Kuakui Connor memang tampan,tapi bukan berarti Stacy bisa mempermainkan Connor seperti ia memainkan mantan cowoknya. Mantannya lebih dari 30. Ewh. Stacy adalah barang bekas."Memangnya kau siapa mau mendekati Connor seenaknya? Kau hanyalah pelacur dari Domestickle Pub, pub yang sangat kumuh dan bau," ujarku menantang."Lancang sekali kau berkata seperti itu! Lihat saja, aku akan segera mendapatkan Connor, dan kau akan..." Kata-kata Stacy terputus saat melihat seseorang di belakangku yang kuyakini adalah Connor."Kau akan melakukan apa pada Elle? Kau akan mengganggunya? Kau harus melangkahiku dulu." Connor merangkul pundakku, membuatku tersentak kaget.
Being translated, please wait..
Results (English) 2:[Copy]
Copied!
Why did not you invite me to the wedding mother, Elle ?! "cried Alli, my best friend. " How do I invite? The event was quite personal. Which invited only close friend of my mother and a close friend of my father alone, and the other family. So impossible it seems I invited you. " Alli pursed his lips." At least, you told me. That's better than not tell at all. " " I'm sorry. I did not tell you because I was busy preparing for their wedding ceremony yesterday. You know how hard it is to decorate for weddings, "I said while eating burgers my order in the cafeteria. " Yeah, I never felt it. By the way, so, you've got a stepfather ... is not it? "Alli lowering his voice as did not want to hurt me. I smiled wryly." Yes, it has a stepfather is not so bad. Provided that he did good to me, I will do and be good also to him. " " If only ... "Alli staring at the ceiling of the room." I wish I still had a mother or a father, surely I will be very happy. " " Hey, All. Do not be sad. You still have people who love you. Like grandfather and grandmother, me and God. Father and your mother will still love you anyway, even though you and them a different world. "I stroked her shoulder gently. " You're right, "said Alli smiled thinly. I hugged Alli and Alli reply arms. Believe me, if you become Alli, maybe you already lazy to continue the complexity of life in the world. "Elle !!!" Stacy's voice boomed belongs sounded in my ears. Wait, Stacy? "You have a brother, huh ?!" Uh, Stacy had said what? brother? WHAT ?! Means ... Connor, here? Oh, of course Elle stupid, right now he went to school here. "Elle Xavier Eres! You heard me or not ?! "snapped Stacy hyperbole. I looked at Stacy clumsy, because oddly enough tumbennya he called it not for problems cute guy. " Uh yes, I heard, "I said, staring at Stacy who was on her hips followed his friends. "Um, okay. I ask you, do you have a brother? " " Y-yes. So what? " Stacy smiled. The smile was very forced. You might be able to see it when they're here. " Connor Xavier Eres, huh? Is it true he's your brother? If true, you do not try to get in my way, "Stacy said lightly, fanning her face with her ​​baby pink fan. What? Stacy will be close ... Connor? Not good, this is really a disaster. Stacy certainly will do anything to make he got Connor. Believe me, Stacy will never stop hunting for handsome guys like Connor. I admit Connor was handsome, but that does not mean Stacy Connor could play like he played an ex-boyfriend, ex more than 30. EWH. Stacy is thrift. "What's who do you want to approach Connor arbitrarily? You're nothing but a whore of Domestickle Pub, pub very shabby and smelly, "I said defiantly. " Lancang once you say that! Look, I'll get Connor, and you will ... "The words Stacy interrupted when she saw someone behind who I believed was Connor. " You'll do what the Elle? You'll be teased? You must overrode me first. "Connor embracing my shoulders, making me startled.












































Being translated, please wait..
 
Other languages
The translation tool support: Afrikaans, Albanian, Amharic, Arabic, Armenian, Azerbaijani, Basque, Belarusian, Bengali, Bosnian, Bulgarian, Catalan, Cebuano, Chichewa, Chinese, Chinese Traditional, Corsican, Croatian, Czech, Danish, Detect language, Dutch, English, Esperanto, Estonian, Filipino, Finnish, French, Frisian, Galician, Georgian, German, Greek, Gujarati, Haitian Creole, Hausa, Hawaiian, Hebrew, Hindi, Hmong, Hungarian, Icelandic, Igbo, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Javanese, Kannada, Kazakh, Khmer, Kinyarwanda, Klingon, Korean, Kurdish (Kurmanji), Kyrgyz, Lao, Latin, Latvian, Lithuanian, Luxembourgish, Macedonian, Malagasy, Malay, Malayalam, Maltese, Maori, Marathi, Mongolian, Myanmar (Burmese), Nepali, Norwegian, Odia (Oriya), Pashto, Persian, Polish, Portuguese, Punjabi, Romanian, Russian, Samoan, Scots Gaelic, Serbian, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovak, Slovenian, Somali, Spanish, Sundanese, Swahili, Swedish, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turkish, Turkmen, Ukrainian, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnamese, Welsh, Xhosa, Yiddish, Yoruba, Zulu, Language translation.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: