Sedangkan kekurangan dalam Metode Audiolingual antara lain adalah:
أ. Guru terampil dan cekatan sangat dibutuhkan
ب. Ulangan serinkali membosankan serta menghambat penghipotesis-an kaidah-kaidah bahasa dan Kurang sekali memberi perhatian pada ujaran/tuturan yang spontan.
ج. Teknik yang digunakan dalam metode Audiolingual seperti drill, penghafalan, dan lain sebagainya mungkin bisa membuat bahasa menjadi sebuah kelakuan (kebisaaan), tetapi hal tersebut tidak menghaslikan kompetensi yang diharapkan.
د. Dengan metode Audiolingual mungkin guru akan mengeluhkan tentang banyaknya waktu yang dibutuhkan (lama), dan para siswa akan mengeluh tentang kebosanan yang disebabkan oleh pola drill yang terus-menerus digunakan.
ه. Peran dan keaktifan guru merupakan hal yang penting dalam metode Audiolingual, jadi guru lebih banyak mendominasi kelas.
و. Adapun menurut Roestiyah kelemahan suatu metode atau teknik pembelajaran yang menggunakan drill adalah sebagai berikut:
ز. Sering terjadi cara-cara atau gerak yang tidak dapat berubah, karena merupakan cara yang telah dibakukan, maka hal tersebut dapat menghambat bakat dan inisiatif siswa.
ح. Para siswa tidak boleh menggunakan cara lain atau cara menurut pikirannya sendiri.
ط. Keterampilan yang diperoleh siswa umumnya juga menetap/paati, yang akan merupakan kebiasaan kaku/keterampilan yang salah.
ي. Suatu latihan yang dijalankan dengan cara tertentu yang telah dianggap baik dan tepat; sehingga tidak boleh diubah; mengakibatkan keterampilan yang diperoleh siswa umumnya juga menetap/pasti, yang akan merupakan kebiasaan yang kaku; atau keterampilan yang salah.