saat itu mau masuk pintu Pondok Indah Mall, Mau ngambil karcis masuk d translation - saat itu mau masuk pintu Pondok Indah Mall, Mau ngambil karcis masuk d German how to say

saat itu mau masuk pintu Pondok Ind

saat itu mau masuk pintu Pondok Indah Mall, Mau ngambil karcis masuk di pintu parkir, dan tepatnya di tanjakan. tiba-tiba Timor kembali menjadi liar. karena terlalu dangkal menginjak kopling, mesinnya mati. panik, sayanyoba nyalain mesin. ga bisa nyala. panik, saya nyoba menyalakan mesin lagi, tetap tidak bisa nyala. panik, saya jerit.
'Hah? Kenapa?' kata Pito.
'Mesinnya ga bisa nyala,' saya berkata panik.
'Duh' Sistha mengeluarkan suara. 'terus gimana?'
Tinnn. Tiiiiin dari belakang terlihat antrian panjang mobil membunyikan klakson. mereka kesal melihat mobil saya mogok tepat di pintu parkir.
mobil masih ga bisa nyala. dalam kepala saya tercetus ide menyuruh Pito melepas pakaiannya lalu lari-lari telanjang kejalan untuk mengalihkan perhatian. tapi melihat bentuk fisik Pito, saya takut dikira kalajengking raksasa dan berakhir ditembak angakatan darat.
'Dorong,' Pito berkata.
'Dorong!' saya mendelik.
'lya ini harus didorong.' hidung Pito kembang-kempis. Kayaknya diem-diem, nih, anak hobi dorong mobil.
'OK,kamu yang dorong'. Saya mengiyakan.
Sistha masih terlihat panik di belakang. Mampus. Berakhirlah sudah kesan ganteng saya di mata Sistha. Semua gara-gara Timor Kaleng sialan.
Akhirnya, Pito turun dan dibantu beberapa orang mendorong Timor Kaleng.
'HIAAAT!'teriak Pito, sang Samson lmpoten.
Lalu secara ajaib, mesin Timor menyala lagi sambil mengepulkan asap hitam dari balik knalpot. Akhirnya, kita semua selamat.
Saya ngeliat muka Sistha. Dia senyum geli.
Setelah kejadian-kejadian itu, banyak gosip beredar bahwa Timor Kaleng saya itu punya kemampuan mistik membalas dendam. Dendam Nyi Timor. Kemampuan yang hanya mampu dikeluarkan oleh sebuah Timor yang lelah didera dan dianiaya sedemikian rupa.
Menurut legenda, Timor semacam ini hanya muncul sekali dalam satu kali kehidupan.

INGATLAH INI SEBELUM MEMAKAI SARUNG


papa gua punya fetish sama kolor.
Entah kenapa, bagi dia mengganti kolor setiap hari itu sangatlah penting. bisa dibilang, kebutuhan priemer dia ada empat: Sandang, Pangan, Papan, dan Kolor.
setiap kali dia pulang dari tugas kerja, hal pertama yang dia lakukan adalah memenggi sayadan memperlihatkan oleh-oleh yang dia bawa. setelah mengharap tinggi-tinggi untuk dibeliin CD ato console game baru, biasanya harapan saya
dihempaskan dengan hadimya satu dus kolor baru.
'lni untuk kamu, Dik.' Dia bilang itu dengan antusiasme tinggi. Sayangeliat ke tumpukan kolor baru. Untuk saya ? Kolor bergambar Dinosaurus di tengahnya ini untuk saya ?
'Makasih ya, Pa.' Sayapasrah dengan takdir Tuhan.
Saking seringnya diberi kolor, sayapun punya hampir berbagai jenis dan warna yang mungkin ada.
Merah, biru, ijo, sampai ke item muda (emang ada gitu item muda?).
Kolor memang sangat penting buat Papa. Hingga ketika sayalagi nyantai baca komik malem-
malem sambil tiduran, saat itu juga Papa tiba-tiba masuk kamar. Dengan mukanya yang Serius dia
bilang, 'Eh, kok. malem-malem belom tidur? Kau sudah....'
Sayakira kata-kata selanjutnya adalah kau sudah ngerjain pe-er atau belum, tapi yang keluar dari
mulut Papa adalah, 'Kau sudah ganti celana dalam?'
Sebenarnya sayacukup khawatir kalau suatu saat nanti akan mewarisi sifat 'batak-pecinta-kolor' ini
secara genetik dari Papa. Untuk sekarang, sih, biasa- biasa aja, buat sayakolor tetaplah berwujud kolor. Segitiga. Alus. Bisa buat bekep orang. Biasa aja, deh, pokoknya. Tapi sayatakut as I grow old, sayabakal berubah menjadi Papa, sang Pecinla Kolor. Sayangebayangin nggak seru aja ntar kalo sayaudah dewasa dan pembicaraan sayadengan Papa di telepon nanti seperti ini:
'Pa, udah coba kolor yang baru itu?'
'Yang mana?
'Yang keluaran terbarunya Calvin Klein itu, lho.'
'Ah, kau ini bagaimana. Itu kan potongannya terlalu tajam, jadi sirkulasi udara masuk tidakterlalu
lincah sepertiyang diberikan kolor tipe 332-nya Saya ss keluaran musim semi kemarin.'
'Oh, gitu, yah, Pa. Papa memang idolaku. Hebat!'
Yang jadi masalah, kolor dan sayapunya masa lalu gelap, sebuah kisah tragedi masa silam, yang
selalu susah untuk dilupakan.
Tragedi kolor membawa sayakembali ke tahun 1991, saat masih di TK.
0/5000
From: -
To: -
Results (German) 1: [Copy]
Copied!
saat itu mau masuk pintu Pondok Indah Mall, Mau ngambil karcis masuk di pintu parkir, dan tepatnya di tanjakan. tiba-tiba Timor kembali menjadi liar. karena terlalu dangkal menginjak kopling, mesinnya mati. panik, sayanyoba nyalain mesin. ga bisa nyala. panik, saya nyoba menyalakan mesin lagi, tetap tidak bisa nyala. panik, saya jerit.'Hah? Kenapa?' kata Pito.'Mesinnya ga bisa nyala,' saya berkata panik.'Duh' Sistha mengeluarkan suara. 'terus gimana?'Tinnn. Tiiiiin dari belakang terlihat antrian panjang mobil membunyikan klakson. mereka kesal melihat mobil saya mogok tepat di pintu parkir.mobil masih ga bisa nyala. dalam kepala saya tercetus ide menyuruh Pito melepas pakaiannya lalu lari-lari telanjang kejalan untuk mengalihkan perhatian. tapi melihat bentuk fisik Pito, saya takut dikira kalajengking raksasa dan berakhir ditembak angakatan darat.'Dorong,' Pito berkata.'Dorong!' saya mendelik.'lya ini harus didorong.' hidung Pito kembang-kempis. Kayaknya diem-diem, nih, anak hobi dorong mobil.'OK,kamu yang dorong'. Saya mengiyakan.Sistha masih terlihat panik di belakang. Mampus. Berakhirlah sudah kesan ganteng saya di mata Sistha. Semua gara-gara Timor Kaleng sialan.Akhirnya, Pito turun dan dibantu beberapa orang mendorong Timor Kaleng.'HIAAAT!'teriak Pito, sang Samson lmpoten.Lalu secara ajaib, mesin Timor menyala lagi sambil mengepulkan asap hitam dari balik knalpot. Akhirnya, kita semua selamat.Saya ngeliat muka Sistha. Dia senyum geli.Setelah kejadian-kejadian itu, banyak gosip beredar bahwa Timor Kaleng saya itu punya kemampuan mistik membalas dendam. Dendam Nyi Timor. Kemampuan yang hanya mampu dikeluarkan oleh sebuah Timor yang lelah didera dan dianiaya sedemikian rupa.Menurut legenda, Timor semacam ini hanya muncul sekali dalam satu kali kehidupan.INGATLAH INI SEBELUM MEMAKAI SARUNGpapa gua punya fetish sama kolor.Entah kenapa, bagi dia mengganti kolor setiap hari itu sangatlah penting. bisa dibilang, kebutuhan priemer dia ada empat: Sandang, Pangan, Papan, dan Kolor.setiap kali dia pulang dari tugas kerja, hal pertama yang dia lakukan adalah memenggi sayadan memperlihatkan oleh-oleh yang dia bawa. setelah mengharap tinggi-tinggi untuk dibeliin CD ato console game baru, biasanya harapan saya dihempaskan dengan hadimya satu dus kolor baru.'lni untuk kamu, Dik.' Dia bilang itu dengan antusiasme tinggi. Sayangeliat ke tumpukan kolor baru. Untuk saya ? Kolor bergambar Dinosaurus di tengahnya ini untuk saya ?'Makasih ya, Pa.' Sayapasrah dengan takdir Tuhan.Saking seringnya diberi kolor, sayapun punya hampir berbagai jenis dan warna yang mungkin ada.Merah, biru, ijo, sampai ke item muda (emang ada gitu item muda?).Kolor memang sangat penting buat Papa. Hingga ketika sayalagi nyantai baca komik malem-malem sambil tiduran, saat itu juga Papa tiba-tiba masuk kamar. Dengan mukanya yang Serius diabilang, 'Eh, kok. malem-malem belom tidur? Kau sudah....'Sayakira kata-kata selanjutnya adalah kau sudah ngerjain pe-er atau belum, tapi yang keluar darimulut Papa adalah, 'Kau sudah ganti celana dalam?'Sebenarnya sayacukup khawatir kalau suatu saat nanti akan mewarisi sifat 'batak-pecinta-kolor' inisecara genetik dari Papa. Untuk sekarang, sih, biasa- biasa aja, buat sayakolor tetaplah berwujud kolor. Segitiga. Alus. Bisa buat bekep orang. Biasa aja, deh, pokoknya. Tapi sayatakut as I grow old, sayabakal berubah menjadi Papa, sang Pecinla Kolor. Sayangebayangin nggak seru aja ntar kalo sayaudah dewasa dan pembicaraan sayadengan Papa di telepon nanti seperti ini:'Pa, udah coba kolor yang baru itu?''Yang mana?'Yang keluaran terbarunya Calvin Klein itu, lho.''Ah, kau ini bagaimana. Itu kan potongannya terlalu tajam, jadi sirkulasi udara masuk tidakterlalulincah sepertiyang diberikan kolor tipe 332-nya Saya ss keluaran musim semi kemarin.''Oh, gitu, yah, Pa. Papa memang idolaku. Hebat!'Yang jadi masalah, kolor dan sayapunya masa lalu gelap, sebuah kisah tragedi masa silam, yangselalu susah untuk dilupakan.Tragedi kolor membawa sayakembali ke tahun 1991, saat masih di TK.
Being translated, please wait..
Results (German) 2:[Copy]
Copied!
Wann würde es in den Türen Pondok Indah Mall, Mau ngambil Eintritt an der Tür Parkplatz zu bekommen, und genau auf den Anstiegen. plötzlich Timor wieder in die Wildnis. weil es zu flach die Kupplung ist, starb der Motor. Panik, sayanyoba die Maschine einschalten. kann nicht Flamme. Panik, ich versuchte es , den Motor wieder zu starten, kann immer noch nicht gezündet werden. Panik, rief ich.
"Hä? Warum? ' Pito sagte.
"Der Motor kann nicht Flamme« , sagte ich, in Panik geraten.
"Duh" Sistha ein Ton. "Weiterführen, was?"
Tinnn. Tiiiiin hinter einer langen Reihe von Autos hupen. sie sind aufgeregt , mein Auto zu sehen , brach rechts unten am Parkeingang.
Auto kann immer noch nicht Flamme. löste eine Idee in meinem Kopf Pito sagte seine Kleidung zu entfernen und dann nackt Straßen joggen abzulenken. aber auf der physikalischen Form der Suche Pito, ich fürchte , berechnete Riesenskorpione und Schuss angakatan Land zu beenden.
"Push" , sagte Pito.
"Push!" Ich wütend an.
"Ja , das sollte gefördert werden." Pito Nase zuckten. Ich denke , diem-diem, ya, Kind Hobby , das Auto drücken.
"OK, Sie stoßen". Ich stimmte zu .
Sistha noch sichtbar Panik hinter sich . Tot. Ich habe gut aussehend Eindruck in den Augen Sistha beendet. Alles nur, weil Timor Canned Scheiße.
Schließlich Pito nach unten und unterstützt mehrere Menschen Canned Timor schieben.
'HIAAAT! « , Rief Pito, den Samson lmpoten.
Dann wie durch ein Wunder, Timor Maschine wieder , während hinter dem schwarzen Rauch aus dem Auspuff. Schließlich haben wir alle überlebt.
Ich ins Gesicht Sistha aussehen. Er amüsierte Lächeln.
Nach diesen Ereignissen eine Menge Gerüchte kursieren , dass Canned Timor mich mystische Fähigkeiten Rache hat. Nyi Rache Timor. Funktionen , die nur in der Lage sind , durch eine Timorese geschlagen müde sind ausgestellt und schlecht behandelt in einer solchen Art und Weise.
Der Legende nach Timor diese Art tritt im Leben nur einmal. Merken Sie sich diese VOR DER VERWENDUNG HANDSCHUHE Höhle Papa hat einen Fetisch gleichen Kordelzug. Irgendwie, denn er Tunnelzug verändert jede heute ist es sehr wichtig. wohl, braucht priemer er vier: Kleidung, Speisen, Verpflegung, und Kolor, jedes Mal , wenn er von der Arbeit Zuweisungen kommt, das erste , was er tat , war memenggi Andenken zeigen sayadan er gebracht. nach hoher Hoffnung auf dibeliin CD ATO neue Spielkonsole, sind meine Erwartungen in der Regel mit einem Karton hadimya neuen Tunnelzug Struck. "Das ist für dich, Bruder." Er sagte , es mit großer Begeisterung war. Sayangeliat neuen Tunnelzug anhäufen. Für mich? Kolor Dinosaurier - Display in der Mitte das für mich? 'Danke , dass ya, Pa. " Sayapasrah mit Gottes Willen. So oft eine Zugschnur gegeben, so habe ich fast alle Arten und Farben , die vorhanden sein können. Rot, blau, grün, zu einem jungen Artikel (Artikel so jung emang?). Kolor ist sehr wichtig für Papa. Bis wann sayalagi Comics malem- nyantai lesen Malem beim Schlafen, wenn es auch Papa plötzlich den Raum betrat. Ernst mit seinem Gesicht , das er sagte : "Eh, wirklich. Malem Malem Belom Schlaf? Sie haben .... ' Sayakira nächsten Worte sind Sie bereits auf Hausaufgaben arbeiten oder nicht, aber das kommt aus dem Mund von Papa ist : "Du bist Unterwäsche zu ändern?" Eigentlich , dass eines Tages sayacukup Sorge erben' Hobo -pecinta-Zugband 'ist genetisch von Papa. Denn jetzt, schrieb sowieso, lässig, bleibt immaterielle sayakolor Tunnelzug erstellen. Triangle. Alus. Bekep Menschen können erstellen. Gewöhnliche aja, deh, sowieso. Aber sayatakut wie ich wachsen alt, sayabakal in Papa geworden, die Pecinla Kolor. Sayangebayangin nicht Spaß aja NTAR wenn sayaudah Erwachsene und Gespräche sayadengan Papa am Telefon wird so sein: "Pa, habe versucht , ist es neu ein Zugband '? " Welche? "Die neue Ausgabe von Calvin Klein, wissen Sie." "Ah, Sie ist , wie . Das war zu scharf geschnitten, so dass die Luftzirkulation nicht allzu eingeben verspielte Wie seine Tunnelzug Typ 332 I ss Ausgang im Frühjahr gegeben werden. « » Oh, ja, ja, Pa. Papa war mein Idol. Great! " Das Problem, Tunnelzug und sayapunya dunkle Vergangenheit, eine Vergangenheit Tragödie, das ist immer schwer zu vergessen. Tragedy Zugband bis 1991, während noch im Kindergarten sayakembali tragen.




























Being translated, please wait..
 
Other languages
The translation tool support: Afrikaans, Albanian, Amharic, Arabic, Armenian, Azerbaijani, Basque, Belarusian, Bengali, Bosnian, Bulgarian, Catalan, Cebuano, Chichewa, Chinese, Chinese Traditional, Corsican, Croatian, Czech, Danish, Detect language, Dutch, English, Esperanto, Estonian, Filipino, Finnish, French, Frisian, Galician, Georgian, German, Greek, Gujarati, Haitian Creole, Hausa, Hawaiian, Hebrew, Hindi, Hmong, Hungarian, Icelandic, Igbo, Indonesian, Irish, Italian, Japanese, Javanese, Kannada, Kazakh, Khmer, Kinyarwanda, Klingon, Korean, Kurdish (Kurmanji), Kyrgyz, Lao, Latin, Latvian, Lithuanian, Luxembourgish, Macedonian, Malagasy, Malay, Malayalam, Maltese, Maori, Marathi, Mongolian, Myanmar (Burmese), Nepali, Norwegian, Odia (Oriya), Pashto, Persian, Polish, Portuguese, Punjabi, Romanian, Russian, Samoan, Scots Gaelic, Serbian, Sesotho, Shona, Sindhi, Sinhala, Slovak, Slovenian, Somali, Spanish, Sundanese, Swahili, Swedish, Tajik, Tamil, Tatar, Telugu, Thai, Turkish, Turkmen, Ukrainian, Urdu, Uyghur, Uzbek, Vietnamese, Welsh, Xhosa, Yiddish, Yoruba, Zulu, Language translation.

Copyright ©2025 I Love Translation. All reserved.

E-mail: